Minggu, 08 Mei 2016

kunci UN serta Adil nya Allah

Hi, nama saya Ahmar
Sekolah di Madrasah Aliyah Swasta di Jawa Barat

Saya mendapatkan peringkat satu Nilai UN terbaik di sekolah saya
Dulu saya hanyalah seorang pecundang, sekarang saya menjadi pemenang
Begini ceritanya


3 tahun saya sekolah di madrasah aliyah swasta tersebut, kelas 10 dan kelas 11 saya habiskan waktu hanya untuk bermain, wajar faktor remaja serta pergaulan

Kemalasan, kebodohan serta pergaulan yang negatif harus saya singkirkan demi memperbaiki prestasi pendidikan serta mendapatkan akhir yang baik
Dicaci sana sini, digunjing layaknya seekor anjing, tapi saya pantang menyerah, biarlah orang berkata apa, tekad ku disini masih membumbung tinggi












Cara belajar ku kini berubah, dari yang suka  bercanda hingga rajin membaca, rajin mengerjakan PR, dan rajin megerjakan soal2, dan aku tidak mengunakan telpone atau gadget semacamnya seperti para remaja lainya dikarnakan kemampuan ekonomi keluarga ku, aku dapat memaklumi, pantang berputus asa, rajin shalat berjamaah, serta berdoa, dhuha serta tahajud tak pernah luput, hidup ku berubah 360 derajat.

Namun banyak orang yang tidak mengetahui, hingga tanpa terasa try out 1 kini menghampiri, dan dar.....aku mendapatkan peringkat lima,
 teman-teman dan guru sangat lah kaget,,  aku dikenal mereka sebagai orang yang sangat suka bergurau, banyak berbicara dan bercanda dan kini dia mendapatkan peringkat lima,
Maklum lagi, dulu kelas 11 semestar 2 saya hanyalah peringkat 5 terakhir dari 25 siswa

Pujian serta sanjungan memenuhi ruang hati saya, banyak sekali orang yang terjatuh di karnakan sanjungan, pujian yang membawa dia kedalam lembah kesombongan
tapi aku tidak ingin sombong,, aku hanyalah debu diantara orang2 pintar lainya

Sempat Ngedown ketika mendapat kabar bahwa Nilai Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) hanyalah mendapat peringkat 13, tidak puas dengan hasil tersebut namun tidak henti hentinya aku bersyukur kepada Allah swt dan lebih terpacu lagi dalam belajar
1 pesan orang tua yang menjadi motivasi belajar saya "kamu tuh bisa, ibu yakin kamu bisa, ibu doakan kamu selalu"

kurang 3 hari, UN Menghampiri, saya memangil 10 anak yatim piatu dan saya sedekahkan uang jajan saya yang selama ini saya kumpulkan, berbagi bersama adalah kebahagian yang tidak ternilai harganya

UN Pun berlangsung ,, usaha dan doa sebagai modal utama tak lupa saya meminta kepada kedua orang tua agar dimudahkan dalam ujian nya

Ketika UN selesai,, ibadah saya tetap terjaga, shalat berjamaah tak pernah saya tinggalkan, sambil menanti tanggal 7 mei

tanggal 7 mei pun terjadi, tapi sayang saya sedang sakit parah sehingga tidak bisa menghadiri pengumuman hasil tersebut, orang tua saya pun sama sibuk nya, sibuk berdagang dan mengurusi saya, al hasil,, saya tidak mengetahui nilai UN saya

Suatu ketika, teman sekolah saya menjenguk saya kerumah, dia bersedih hati,, mendengarkan kabar berita bahwa saya mendapatkan Nilai UN terendah di sekolah, yang saya rasakan hanyalah sedih berpasrah tanpa berpikir negatif kepada Sang Pencipta
Tetapi ketika dia ingin pamit untuk pulang, saya di kejutkan oleh teman sekolah saya "hehe SELAMAT !! NILAI UN KAMU JUARA 1 DI SEKOLAH"  tidak menyangka dan tidak percaya akan mendapatkan hasil tersebut,  puji syukur kepada Allah



Teman,,,,, kita disini bisa mengambil kesimpulan ...... bahwa Allah itu ADIL, usaha serta doa yang maksimal akan mendapakan pula hasil yang maksimal, keajaiban ridha dari orang tua sangat berperan andil dalam terkabul nya sebuah hajat dan doa.
Semoga dapat bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar